Senin, 04 Juli 2022

Trainer Microsoft Terhalang Keadaan Alam


Menjadi trainer merupakan tantangan yang cukup menjanjikan dalam mengembangkan kemampuan diri. Ini merupakan tahun kedua menjadi trainer dibawah naungan Kemendikbud Ristek dan Microsoft Indonesia . 
Setiap tahun ada  ToT ( Taining of Trainer) yang menjadi program Microsoft dalam meningkatkan kemampuan guru meningkatkan literasi digitalnya. Sebagai trainer tentu dilatih dulu oleh masternya. Berhubung sekarang dibawah bimbingan Master Trainer owner dari komunitas merdeka belajar OnEduMind.com  yang bernama Wahyu Saryadi. Master Trainer ini yang akan menentukan berhak tidaknya trainer cakap dan lulus menerima tanda bukti kelayakan berupa sertifikat nantinya. 
Dengan adanya pelatihan ini memberi dampak yang luas dalam melihat kesiapan guru dari beberapa pulau di Indonesia. Kadangkala permainan jauh itu melebarkan pemikiran. Bertemu dengan berbagai suku di Indonesia dengan karakternya masing-masing. Bukan etnosentris yang dibicarakan tapi kemampuan individu dalam meningkatkan literasi bangsa ke depannya. Di layar ini apapun suku, bahasa adat, kesenian, budayapun akan melebur dalam homogenitas literasi digital bersama microsoft. Ada perpaduan antara individu satu dengan yang lainnya akan saling berkomunikasi. Pulau satu dengan pulau lainnya saling say Hello. 
Kegiatan ini tersebar dari Sabang sampai Merauke. Terkadang link pendaftaran cepat tertutup karena batas peserta pendaftaran yang menukik tajam. Hampir yang mendaftar rerata ada sekitar 54 peserta untuk satu master trainer yang terbagi sampai 40 kelas. Tapi, yang menjadi trainer dari satu kelas untuk kelulusan tak sampai 20 orang. 
Bagi trainer yang perlu disiapkan sebelum memulai kegiatan berupa:
1. Membuat flyer pendaftaran
2. Membuat Matriks/jadwal kegiatan
3. Mendata peserta yang mengikuti dengan ketetapan selama pelatihan
4. Memfasilitasi peserta dalam kegiatan berlangsung
5. Merekap data peserta yang lulus dan perbaikan/remedi
6. Membuat laporan

Sebenarnya dengan akun microsoft memberi banyak keuntungan dalam melakukan kegiatan secara blended learning. Hal positif yang tidak ada dari akun google sepanjang sepengetahuan adalah rekaman layarnya yang terekam otomatis tanpa perlu mendonload aplikasi tambahan bila paham penggunaannya dengan teams.

Master Trainer ketika memandu trainernya sudah mewanti-wanti bahwa batas kelulusan peserta yang akan didiseminasi/diimbaskan yang lulus minimum 10 orang. Oleh karena itu sebaiknya melebihi target peserta yang akan dilatih. Berhubung masternya sudah terbiasa memamdu trainer, pandangannya sudah jauh melihat kesiapan guru yang dilatih akan banyak gugur kedepannya. Terbukti juga dari pengimbasan yang dilakukan dari 49 peserta yang bisa lulus 14 orang, itupun dengan berbagai cara untuk membuat mereka lulus dari pelatihan dengan gejala peserta keluar dari WAG, tidak mengumpulkan tugas, dan melalaikan ujian. 

Kendala yang terjadi ketika pelatihan merupakan di luar kemampuan diri seperti terganggunya jaringan karena disekitar tempat pelatih terjadi longsor yang berefek putusnya jalur listrik dan sinyal. Dampaknya pada kelangsungan kegiatan diseminasi dengan hilangnya suara, terlemparnya pelatih dari room meeting serta jadwal yang bergeser. Hal positifnya adalah dengan adanya rekaman di teams peserta dapat mengulang materi dalam keadaan apapun di luar waktu yang ditetapkan.

Hal yang lainnya yaitu kesalahan teknis antara akun peserta dengan profilnya. Dampaknya yaitu data yang diberikan master trainer berefek dalam presensi. Siapa yang punya akun?, peserta yang hadir tidak sesuai dengan akunnya.

Sealain itu,  kegiatan yang telah disusun ada perubahan narasumber karena adanya masalah kondisi yang tidak memungkinkan bagi trainer tampil dalam waktu yang ditetapkan. Hal itu dapat diatasi dengan saling kerjasama sehingga kegiatan dapat berjalan sesuai waktunya.

Banyaknya peserta yang tidak lulus dikarenakan mereka memang baru mengenal akun microsoft dan belum pernah ikut pelatihan seperti level 100 dan sejenisnya, banyaknya kegiatan administrasi sekolah, padatnya jadwal pesertapun menjadi penghalang.

Biarpun alam tidak mendukung yang namanya kegiatan tetap berjalan sesuai prosedurnya, walau terjadi pergeseran waktu yang ditetapkan. Semoga bagi peserta menambah wawasannya tentang akun microsoft, apalagi yang baru mengenal kegiatan ini.



 

Rabu, 25 Mei 2022

Peran EMASFILMED Memerdekakan Siswa

 


                   Tumpukan buku berjejer tidak beraturan di salah satu sudut meja.  Kertas hasil penilaian siswa bertebaran di setiap sisi buku. Kegiatan yang tidak luput dari evaluasi akan terus terjadi sampai penilaian yang dicapai.  Deretan angka-angka menjadi pertimbangan dalam mengambil keputusan langkah terbaik berikutnya.  Remedi dan pengayaan tidak luput dari proses tersebut. Itulah secuil suasana yang terjadi di kehidupan sehari-hari pahlawan tanpa jasa sebelum mengenal teknologi dalam mempermudah pembelajaran. Assesmen menjadi andalan baik of (akhir), for (untuk) dan as (sebagai) pembelajaran.

                Suasana sahdu mengiringi kegiatan penilaian setelah kegiatan proses pembelajaran. Berlanjut sepanjang waktu ketika siswa memasuki pembelajaran sampai akhir penilaian siswa. Mudah senangnya tidak luput dari peran yang dimainkan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Apakah perlu bermain peran sehingga hasil ataupun target tercapai? Berapa banyak peran yang harus dimainkan sehingga peserta didik merdeka belajar sehingga mereka bebas terus belajar dengan kompetensinya. Ada istilah EMASFILMED yang merupakan singkatan dari Educator, Manager, Administrator, Supervisor, Fasilitator, Inovator , Leader, Motivator, Evaluator dan Dinamisator. Itupun tidak luput dari filosofi Bapak Pendidikan Kihajar Dewantara yang sesuai dengan perkembangan zaman sekarang ini di


 


.               Sebagai educator merupakan salah satu peran yang pertama dan utama. Peran  sebagai teladan bagi peserta didik  berbentuk role model. Memberikan contoh dalam hal sikap dan tindakan  digugu dan ditiru, sehingga membentuk kepribadian peserta didik. Sebagai manager berperan dalam menegakkan ketentuan dan tata tertib yang telah disepakati sesuai ketentuan bersama di sekolah, memberikan arahan atau rambu-rambu agar tata tertib dapat dilaksanakan sesuai prosedur oleh skateholder. Sebagai administrator memiliki peran dalam melaksanakan administrasi sekolah, seperti presensi siswa, daftar nilai, administrasi penilaian, administrasi kurikulum, rencana pengajaran, program semester dan tahunan. Yang paling penting adalah laporan hasil pendidikan kepada orang tua siswa dan masyarakat. Sebagai supervisor berhubungan dengan peran pemberian bimbingan dan pengawasan kepada peserta didik, memahami permasalahan yang dihadapi peserta didik, menemukan permasalahan yang terkait dengan proses pembelajaran, dan akhirnya memberikan jalan keluar pemecahan masalahnya dalam pendidikan kelangsungan hidup..

 Sebagai fasilitator berhubungan dengan memberikan bantuan teknis, arahan, atau petunjuk kepada peserta didik. Peran sebagai inovator bila memiliki kemauan belajar yang mumpuni untuk menambah pengetahuan dan keterampilannya sebagai guru. Ketika tanpa adanya semangat belajar yang tinggi, mustahil guru dapat menghasilkan inovasi-inovasi pembaharuan dalam meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah. Sebagai leader memberikan kebebasan secara bertanggung jawab kepada peserta didik sehingga menjadi disiplin hidup dalam memimpin pembelajaran. Sebagai motivator dalam meningkatkan semangat dan gairah belajar yang tinggi. Siswa perlu memiliki motivasi baik dalam dirinya sendiri (intrinsik) maupun dari luar (ekstrinsik) yang berasal dari pembiasan gurunya. Sebagai evaluator berhubungan dengan menyusun instrumen penilaian pelaksanaan atau pun menilai hasil kegiatan peserta didik. Peran sebagai dinamisator dengan memberikan dorongan kepada siswa dalam menciptakan suasana lingkungan pembelajaran yang kondusif.

                Selayaknya emas yang merupakan salah satu logam mulia begitu juga  guru akan tetap mulia sepanjang masa. Mempunyai harga nilai yang tinggi. Tapi dari itu semuanya adalah bisa mengukur peran EMAS  dalam melaksanakan tugasnya sebagai guru profesional yang mengacu pada 4 kompetensi yaitu pedagogik, kepribadian, profesional dan sosial yang sesuai dengan UU RI No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Bertanya kepada diri sendiri sejauh mana peran EMAS mampu memerdekakan peserta didik  dalam pembelajaran sepanjang hayat.

Adapun jejak-jejak peran yang kita mainkan akan berdampak dalam menuntun peserta didik menjalani kehidupannya di masa depan. Merekalah penerus bangsa yang akan meneruskan langkah yang telah bergerak secara sinergi memajukan negeri. FILMED yang terekam dalam sanubari siswa membawa memori indah untuk dikenang selama hayat masih dikandung badan.  Bila peran yang kita mainkan selama merdeka belajar EMASFILMED dilaksanakan, betapa indahnya mutu pendidikan kedepannya. Ada bukti, ada karya, ada tindakan nyata bukan euforia atau pun angan-angan belaka. Bila ingin cepat, berjalanlah sendirian. Bila perjalanan  mempunyai jarak atau rentang waktu yang cukup jauh maka bergeraklah bersama-sama. Bila  peran  telah dimainkan maka apresiasi akan terlihat dengan sendirinya. Merdeka belajar, mengajar dan berbagi dalam kolaborasi yang serentak bergerak yang beroreantasi kepada siswa. Semangat merdeka belajar.