Suasana sahdu mengiringi kegiatan penilaian setelah kegiatan proses pembelajaran. Berlanjut sepanjang waktu ketika siswa memasuki pembelajaran sampai akhir penilaian siswa. Mudah senangnya tidak luput dari peran yang dimainkan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Apakah perlu bermain peran sehingga hasil ataupun target tercapai? Berapa banyak peran yang harus dimainkan sehingga peserta didik merdeka belajar sehingga mereka bebas terus belajar dengan kompetensinya. Ada istilah EMASFILMED yang merupakan singkatan dari Educator, Manager, Administrator, Supervisor, Fasilitator, Inovator , Leader, Motivator, Evaluator dan Dinamisator. Itupun tidak luput dari filosofi Bapak Pendidikan Kihajar Dewantara yang sesuai dengan perkembangan zaman sekarang ini di
. Sebagai educator merupakan salah satu peran yang pertama dan utama. Peran sebagai teladan bagi peserta didik berbentuk role model. Memberikan contoh dalam hal sikap dan tindakan digugu dan ditiru, sehingga membentuk kepribadian peserta didik. Sebagai manager berperan dalam menegakkan ketentuan dan tata tertib yang telah disepakati sesuai ketentuan bersama di sekolah, memberikan arahan atau rambu-rambu agar tata tertib dapat dilaksanakan sesuai prosedur oleh skateholder. Sebagai administrator memiliki peran dalam melaksanakan administrasi sekolah, seperti presensi siswa, daftar nilai, administrasi penilaian, administrasi kurikulum, rencana pengajaran, program semester dan tahunan. Yang paling penting adalah laporan hasil pendidikan kepada orang tua siswa dan masyarakat. Sebagai supervisor berhubungan dengan peran pemberian bimbingan dan pengawasan kepada peserta didik, memahami permasalahan yang dihadapi peserta didik, menemukan permasalahan yang terkait dengan proses pembelajaran, dan akhirnya memberikan jalan keluar pemecahan masalahnya dalam pendidikan kelangsungan hidup..
Sebagai
fasilitator berhubungan dengan memberikan bantuan teknis, arahan, atau
petunjuk kepada peserta didik. Peran sebagai
inovator bila memiliki kemauan belajar yang mumpuni untuk menambah
pengetahuan dan keterampilannya sebagai guru. Ketika tanpa adanya semangat
belajar yang tinggi, mustahil guru dapat menghasilkan inovasi-inovasi
pembaharuan dalam meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah. Sebagai leader memberikan kebebasan secara
bertanggung jawab kepada peserta didik sehingga menjadi disiplin hidup dalam
memimpin pembelajaran. Sebagai motivator
dalam meningkatkan semangat dan gairah belajar yang tinggi. Siswa perlu
memiliki motivasi baik dalam dirinya sendiri (intrinsik) maupun dari luar
(ekstrinsik) yang berasal dari pembiasan gurunya. Sebagai evaluator berhubungan dengan menyusun instrumen penilaian
pelaksanaan atau pun menilai hasil kegiatan peserta didik. Peran sebagai dinamisator dengan memberikan dorongan
kepada siswa dalam menciptakan suasana lingkungan pembelajaran yang kondusif.
Selayaknya
emas yang merupakan salah satu logam mulia begitu juga guru akan tetap mulia sepanjang masa.
Mempunyai harga nilai yang tinggi. Tapi dari itu semuanya adalah bisa mengukur peran EMAS dalam melaksanakan tugasnya
sebagai guru profesional yang mengacu pada 4 kompetensi yaitu pedagogik,
kepribadian, profesional dan sosial yang sesuai dengan UU RI No. 14 Tahun 2005
tentang Guru dan Dosen. Bertanya kepada diri sendiri sejauh mana peran EMAS mampu memerdekakan peserta didik dalam
pembelajaran sepanjang hayat.
Adapun
jejak-jejak peran yang kita mainkan akan berdampak dalam menuntun peserta didik
menjalani kehidupannya di masa depan. Merekalah penerus bangsa yang akan
meneruskan langkah yang telah bergerak secara sinergi memajukan negeri. FILMED
yang terekam dalam sanubari siswa membawa memori indah untuk dikenang selama
hayat masih dikandung badan. Bila peran
yang kita mainkan selama merdeka belajar EMASFILMED dilaksanakan, betapa
indahnya mutu pendidikan kedepannya. Ada bukti, ada karya, ada tindakan nyata
bukan euforia atau pun angan-angan belaka. Bila ingin cepat, berjalanlah
sendirian. Bila perjalanan mempunyai
jarak atau rentang waktu yang cukup jauh maka bergeraklah bersama-sama.
Bila peran telah dimainkan maka apresiasi akan terlihat
dengan sendirinya. Merdeka belajar, mengajar dan berbagi dalam kolaborasi yang
serentak bergerak yang beroreantasi kepada siswa. Semangat merdeka belajar.