Jumat, 02 Oktober 2020

Negeri Paman Besut

 

Pertemuan : 16

 

Waktu                 : 19.00-21.00 WIB

Hari, Tanggal     :  Rabu , 09 September 2020


Biodata beliau bisa dilihat di http://dedidwitagama.wordpress.com

https://www.youtube.com/user/dwitagama

https://www.listennotes.com/podcasts/negeri-paman-besut-dedi-dwitagama-JVG4U38avHR/

http://trainerkita.wordpress.com/about

 Dedi Dwitagama, dimana dapat dilihat datanya di https://www.google.com/search?q=dedi+dwitagama&safe=strict&client=safari&rls=en&sxsrf=ALeKk02qBReXViRmWqBUT6QgOI3QCWGjdA:1599653415456&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=2ahUKEwjS4t2shdzrAhWTbX0KHcdjB1YQ_AUoAXoECAwQAw&biw=1280&bih=737

Beliau mengajar matematika di SMKN 50 Jakarta dan penggemar jalan-jalan keliling negeri dimana ia gemar berbagi tentang ssuatu yg bermanfaat buat sesama, dokumentasinya ada di http://trainerkita.wordpress.com beliau juja fotografer dan publish di http://fotodedi.wordpress.com tulisan lainnya beliau tayangkan di http://kompasiana.com/dwitagama yang gemar instagram, boleh nikmati feeds beliau di http://instagram.com/dwitagama , yang berniat perbanyak follower silahkan mengkutinya, selain itu ia suka menikmati podcast dan publish di https://www.listennotes.com/podcasts/negeri-paman-besut-dedi-dwitagama-JVG4U38avHR/ video beliau di http://youtube.com/dwitagama beliau mulai nulis di blog sejak 2005, akibat provokasi adik beliau Agus Sampurno, pemilik blog http://gurukreatif.wordpress.com

Blog pertama beliau http://dwitagama.blogspot.com 2007 ada wordpress, beliau membuat beberapa blog sekaligus yg isinya mendokumentasikan kegiatan beliau di sekolah, kegiatan jalan-jalan dan hobby fotografi beliau, masih ada 10 blog lain yg beliau kelola. Apa yg membuat beliau bertahan 15 tahun ngeblog? pertama; beliau merasa punya majalah sendiri yang isinya bisa beliau muat sesukanya. kedua; punya alat promosi gratis berdasarkan ide, kegiatan, skill, dan apa aja yang dapat di  upload di blog. Akibatnya beliau menerima banyak undangan untuk berbagi ke Aceh hingga Papua dan beberapa negara di dunia, terakhir 2012 beliau ke Seoul Korsel, 2019 ke Sumbawa “gretoooong” kata anak jaman now. Ketiga; saat kehabisan ide untuk menulis beliau suka  blogwalking, lihat–lihat  blog teman, membuat beliau jadi membaca info yang memunculkan ide menulis dan menambah asupan gizi literasinya. Keempat; beliau secara sadar menerapkan pribahasa gajah mati mninggalkan gading, beliau ingin pergi meninggalkan tulisan yang bisa dilacak di google. Kelima; beliau mengabarkan berbagai hal baik yang beliau lihat, kebahagiaan beliau rasakan agar tersebar ke dunia, kebaikan & kebahagian makin banyak bertebaran di dunia maya dan dunia nyata

Kapan beliau menulis? bisa kapan saja, saat istirahat usai upacara sebelum jam mengajar, saat istirahat antar jam mengajar, sebelum pulang sekolah, saat menunggu anak pulang sekolah, menunggu istri belanja, menunggu rapat di mulai, saat pembicara rapat sudah dimengerti intinya, agar tak ngantuk beliau menulis. Sekarang ada aplikasi android yg makin memudahkan beliau menulis. Tulisan TIPS MEMPROMOSIKAN SEKOLAH DI ERA DIGITAL beliau tulis di tahun 2017, dan ternyata jadi yg paling hits sejak 2018, saat buntu ide, beliau  menulis sebisanya, walau cuma satu alinea dilengkapi foto, lihat di https://dedidwitagama.wordpress.com, contoh artikel terakhir ketika beliau kering ide.

Saat banyak ide, beliau buat beberapa tulisan yang penayangannya beliau jadwal hingga beberapa bulan ke depan,  saat beliau tak menulis tulisannya terjadwal dengan tayang sendiri.

Berdasarkan pola perkembangan teknologi, bahwa yg muncul belakangan biasanya lebih lengkap fasilitasnya dan menutup kelemahan platform terdahulu, dan beliau rasa betul, lebih user frendly, menggunakan wordpress.

Mungkin beliau korban "ALA BIASA KARENA BIASA" beliau melakukan apa yang mau beliau lakukan, apalagi orang lain minta dengan memberi tiket pesawat, kamar hotel dan segepok sangu, walau harus membuat persiapan yang benar-benar serius, tapi lama kelamaan jadi terbiasa, kata kuncinya: mulai lakukan sesuatu yang kita mau dan siap belajar terus.

Beliau tak menulis yang tak beliau kuasai, juga tak mau jadi pembicara untuk topik yg tak beliau kuasai, walau honornya gede sekalipun. Itulah prinsipnya.

Beliau berusaha menyelesaikan hambatan sebisanya, kesulitan juga diatasi semampunya, dan menikmati semua proses dengan perbanyak berfikir positif --- soal buku fiksi atau non fiksi itu tergantung konsep tulisan yg sudah punya saat ini, matangkan, serahkan pada editor, terbitkan sebagian  di blog kita sebagai promosi awal, jika sudah ada penerbitnya, terbitkan.

Dalam menarik perhatian pembaca, gunakan judul posting yang menarik dan sedang dicari-cari orang saat upload tulisan, banyak yg baca atau tuliskan apa saja yang dibutuhkan orang di masa depan maka saat orang lain googling akan terhubung dg tulisan kita, tapi bisa bikin ternding dengan mempopulerkan sesuatu berdasarkan ide, tidak mengikuti pasar, tetapi bisa menarik pasar maka coba kita serach NEGERI PAMAN BESUT, lihat apa isinya?

 Seru sekali diskusi kita malam ini, sama halnya dengan tugas kita mendidik anak negeri, jika kita jalani dengan serius dan sepenuh hati, maka kita akan mendapatkan banyak hal yang tak terduga dan itu membuat bahagia tak bertepi. Blog yang kita buat pun demikian jika kita seriusi dengan rutin membuat tulisan, foto, video atau apa saja, secara serius dan sepenuh hati, maka kita akan menikmati hasil yang tak terduga karena proses tak mengkhianati hasil maka, mulailah berproses menulis tentang apa saja yang disukai, terus menulis walau kita tak tahu dibaca orang atau tidak (tapi di blog ada statistik yg bisa membuat kita tahu tulisan yangg digemari khalayak).

 

 

 

 

 

4 komentar: