Pertemuan
: 15
Waktu :
19.00-21.00 WIB
Hari, tanggal : Senin , 07 September 2020
Moderator :
Sri Sugiastuti
Pemateri :
Agus Sampurno
Agus
Sampurno, beliau pernah menjadi juara pertama guru era baru Acer Award dengan
blog http://gurukreatif.wordpress.com dimana kita Menulis
dimulai dengan niat, dilanjutkan dengan tata aturan, prosesnya dan mulai dengan
penulisannya.
Seorang
penulis itu mempunyai beragam tipe menurut pak Agus yaitu:
1. Seseorang yang punya hobby yang unik. Internet
menghargai orang-orang dengan minat yang tidak jelas dan unik. Menulis online
di blog akan membantu Kita menemukan penghobi yang berpikiran sama yang tidak
dapat Kita temukan di kehidupan nyata.
2. Think-for-Yourself
Academic (seorang pintar berbakat dan terobsesi dengan pengetahuan
tertentu). Seorang dengan minat jenis ini bisa bisa akan menantang para
akademisi tulen di kampus. Mereka adalah orang yang sangat terspesialisasi dan
seringkali menentang ide-ide baru. Di Internet, Kita tidak memerlukan izin dari
peer reviewer (otoritas keilmuwan) sebelum Kita menerbitkan pekerjaan Kita.
3. Pengusaha
Muda atau pebisnis baru. Kita sedang bergerak ke dunia Produk yang
Memprioritaskan Pembeli atau audiens. Sebelum Internet, perusahaan membuat
produk sebelum audiens. Sekarang, mereka membangun audiens sebelum produk. Lebih
mudah memulai bisnis saat Kita memiliki audiens.
4. Karyawan
yang Diremehkan (jika kita adalah orang yang merasa tempat kerja kita
tidak bisa menerima ide segar dan baru). Jika pasar meremehkan keterampilan Kita,
dan Kita tidak dapat menunjukkan kompetensi Kita di tempat kerja, Kita dapat
membuktikan diri dengan menulis online.
5. The Deep
Thinker (kaum pemikir). Menulis online akan mempertajam pemikiran Kita. Halaman putih kosong adalah cermin ke
dalam pikiran Kita. Ketika ide-ide di benak Kita kabur, begitu pula kata-kata
di halaman depan Kita. Menulis ulang adalah memikirkan ulang. Menulis adalah cara terbaik untuk
meningkatkan ide Kita.
6. Orang
dengan ide dengan pemikiran unik (hampir mirip dengan nomor 1). Kita
secara intelektual ingin tahu, tetapi Kita terjebak di tempat di mana Kita
tidak dapat bertemu orang yang berpikiran sama.Menulis online, sehingga
orang-orang mendatangi Kita. Saat mereka melakukannya, Kita dapat melakukan
obrolan video dengan mereka dan mencari cara untuk bertemu langsung dengan
mereka. Tidak ada lagi kesepian intelektual.
7. The Job
Hunter (si Pencari kerja atau order) . ebuah blog pribadi yang ditulis
dengan baik mengatakan lebih banyak tentang Kita daripada CV apa pun. Menulis menunjukkan keingintahuan, komitmen,
dan ketekunan - yang menarik perhatian perusahaan terbaik. Alih-alih
menghubungi perekrut, mereka akan menghubungi Kita. Dengan menulis online, Kita
dapat mendemonstrasikan kompetensi Kita dan memberi tahu dunia tentang keahlian
unik Kita.
Untuk berlatih menulis bisa dimulai
dengan berlatih menulis dari sepotong ide-google jamroad https://jamboard.google.com/d/1AsgaSBnpe_gmiKUTp4WA15fBV1r_YWfL4wXGIHoJmdQ/edit?usp=sharing
Kita akan melihat piramida di link yang
telah dibagikan dimana tugas kita adalah
1.
menentukan satu ide pokok tulisan
2.
terus turun ke bawah tambahkan data atau
informasi pendukung
3.
dengan demikian total ada 6 ide yang kita buat. Kita gunakan post it untuk menulis ide kita
Dimulai pada saat kita mengalami kebosanan dalam mengajar dan
menjadi guru dimana sangat terkendala dengan manajemen kelas saat sedang mengajar. Lalu kita melakukan riset di
internet mengenai masalah kita itu kemudian kita tuliskan dalam blog. Masalah
yang kita alami ditambah hasil riset kita yang sudah dipraktekkan menjadi ide
segar bagi yang membacanya. Hal ini yang kemudian kita lakukan berkali kali di blog dengan
judul yang berbeda beda
Memulai menulis buku itu berasal dari ide ---> pokok pikiran ----> judul bab
---> judul tulisan -----> detail informasi pendukung judul dimana akhinya menjadi buku.
Menulis blog yang terpenting adalah tulisan yang terus menerus
dikembangkan dan berawal dari sebuah ide pokok yang sederhana. Misalnya ibu
akan angkat mengenai 'pembelajaran jarak jauh' maka bisa saja semua tulisan ibu
berkutat disana. Tulisan yang lama bisa saja dimasukkan di blog. Sejatinya blog
milik kita sendiri dan bebas bagi kita mengisinya dengan tulisan bahkan dari
edisi tulisan yang lama ide sebenarnya mudah dicari dan ditemukan, yang sulit
adalah cara melakukan eksekusi hingga menjadi sebuah tulisan. Dalam menulis
banyak hal yang menarik dan bisa dinikmati prosesnya. Dalam mencari ide menulis
ada banyak pemicu yang bisa berujung pada terbitnya sebuah tulisan. Seperti
yang kita lakukan di jamboard adalah satu hal yang menjadi trending topic
sekarang ini adalah mengenai Pembelajaran Jarak Jauh. Menyikapi situasi ini ada
beberapa hal yang bisa seorang bisa menulis dari beberapa perspektif, yakni:
1. Persepektif sebagai pendidik yang merasa dirinya sukses; ia
akan menceritakan bagaimana dirinya sukses mengampu pembelajaran online, dengan
menceritakan kesehariannya dalam mengajar secara online. Ia lupa banyak
pendidik diluar sana yang masih berjuang mengatasi kendala.
2. Perspektif sebagai
pendidik yang menyalahkan orang tua siswa yang kurang sigap mendampingi anaknya
dalam pembelajaran jarak jauh.
4.
Perspektif pendidik yang mencoba memberikan
jalan keluar berdasarkan pengalamannya. Ia berperan memberikan pertimbangan,
tips dan trik bagi kedua belah pihak, bagi orang tua siswa dan guru.
Orang lebih senang mencari sesuatu yang ada hubungannya dengan
keuntungan atau kebutuhan dirinya. Hal ini sering dilakukan bagi penulis pemula
karena belajar menulis ide berdasar diri sendiri. Dimulai dari yang mudah, yang
bisa, yang dialami.
Ketika ingin menulis, namun judul yang ditemukan sudah tertuang
oleh orang lainnya, maka cara menyikapi hal ini adalah mencermati tulisan orang
lain lalu lakukan ATM (Amati Tiru dan Modifikasi).
Cara terbaik memberikan ‘roh’ pada tulisan adalah sebagai penulis,
kita sudah tahu dalam satu kalimat, hal apa yang ingin kita sampaikan kepada
pembaca. Sebuah buku yang tebalnya berlembar-lembar pun pada akhirya punya satu
tema besar yang ingin disampaikan.
Jika ingin lebih semangat menulis karena mendapatkan tanggapan,
tulislah dan berikan lah sumbang saran bagi sebuah hal yang sedang menjadi
kegelisahan orang banyak.
Cara membangun konsistensi dalam menulis ide di blog adalah
memilih topik yang dikuasai kemudian lakukan
riset kecil-kecilan di google, kemudian tampilkan tulisan kita yang sudah
dengan solusi dari sebuah masalah, tuliskan di bagian apa kita merasa nyaman
dan menguasai (tidak harus ahli atau menguasai sekali). Silakan menggunakan
jamboard dalam pembelajaran jarak jauh yang mana bisa menjadi peta pikiran.
kesimpulan malam ini
1. Berbagilah hal yang kita
ingin orang lain ketahui, tidak perlu menunggu sampai ahli, bahkan kita bisa
berbagi proses yang sedang kita jalankan;
2. Jika terus menerus
menekuni hal yang sama dan fokus maka itu akan menjadi brand atau reputasi kita