Rabu, 26 Agustus 2020

Terkejut! “ Tidak Boleh” menjadi Guru

 

Hari                 :  Rabu, 26 Agustus 2020

Jam                  :  19.00-22.00 WIB

Narasumber     :  Prof. Dr. Ir. R. Eko Indrajit, M.Sc., MBA., Mphil., MA

Moderator       :  Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd

Malam ini suasana dalam group menulis sangat panas dan menggairahkan, dimulai dengan lagu kenangan lawas  bersama kekasih hati, juru bicara guru besar prof. Ekoji memulai pelatihan menulis https://www.youtube.com/watch?v=eOHeAau1tYo

Banyak sekali pesan moral untuk menulis bagi para guru yang bernafsu untuk mengeluarkan karyanya, tapi  dari semua itu dasarnya kembali kepada diri pribadi peserta untuk mengeluarkan imajinasi karyanya yang akan tercipta di tangan ajaibnya.  Menulis itu bagian akhir dari proses belajar dengan urutan belajar yang dimulai dari mendengar, melihat, berbicara  dan terakhir dengan menulis.  Yap, menulis bagian akhir proses  belajar dari tinta tinta pemikiran yang tercetak berbentuk huruf-huruf yang berakhir berbentuk buah pemikiran (buku).  Tak banyak bicara, buktikan saja. Menulis.....momok menakutkan bagi teman seperjuangan saya dan sebagian lagi akan berputar untuk melangkah dalam menulis bila terpancing. Semoga saja tidak jadi sorotan dengan modal iseng.

“Tidak boleh” menjadi  guru, begitulah jawaban dari prof EKOJI bila dirimu tak mau jadi penulis, kejam sekali,  terasa  sakit tapi perihnya menyesakkan dada. Guru harus memiliki literasi itu hukumnya wajib. Menulis jelah........ 



14 komentar:

  1. Balasan
    1. Biar cepat selesainya, agar santai buat yang lainnya. Terima kasih Pak Bahrudin.

      Hapus
  2. Joss

    https://www.kompasiana.com/wijayalabs/5f4673c4097f36098e10b012/gajah-mati-meninggalkan-gading-blogger-mati-meninggalkan-posting

    BalasHapus
  3. Balasan
    1. Biar cepat selesai, terus bisa cari bahan cari buku, terlambat sama yang yang lebih cepat. Tidak apa-apa pak Susanto. Lanjutkan buat bukunya sama Prof. Jangan berhenti ya Pak.

      Hapus
  4. Judul yg menggelitik jd penasaran untuk baca

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih bu Prapti, itu tamparan keras dari narasumber pelatihan belajar menulis untuk guru yang tidak mau menulis. Tidak tidur juga gara gara Prof Ekoji menjawab pertanyaan peserta.

      Hapus
  5. Balasan
    1. Biasa saja bu Yanti, yg hebat itu yang punya tekad kuat buat buku, kain putih ku angkat dululah.

      Hapus
  6. Cukup singkat, tapi bagus, persuasif dan memotivasi. Siip...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh.. Bu Hayaticempaka,itu kata Prof Ekoji untuk guru yang tidak mau jadi penulis, saya cuma merespon jawaban Prof. Saja.

      Hapus
  7. Cukup singkat, tapi bagus, persuasif dan memotivasi. Siip...

    BalasHapus
  8. Judulnya membuat penasaran...

    BalasHapus