Judul Materi : Belajar dan Berbagi Cara Menerbitkan Buku
Keren
Pukul : 19.00-21.00
Hari, tanggal : Senin, 17 Agustus 2020
Pertemuan : 7
Moderatoer : Dra. Sri Sugiastuty, M.Pd.
Pemateri : Noralia Purwa Yunita, M.Pd
Email : noraliapurwa@gmail.com
Seseorang yang dipanggil Nita sejak kecil bermetamorfosis menjadi Nora ketika duduk di bangku SMA, merupakan gabungan sempurna dari putri pertama dari dua bersaudara dengan ayah bernama Ali Achmadi, S.Pd dan ibu Noor Fatkhiyah, S.Pd.SD. memulai mengenal dunia literasi semenjak kuliah S1 dengan bermodalkan ikut-ikutan yang diajak senior. Dengan modal nekat dan otodidak itulah memenangkan juara 3 lomba karya tulis ilmiah tingkat provinsi sehingga jadi candu/ketagihan menulis dan ikut lomba lainnya sehingga menyelesaikan kuliah S1 dan S2 secara gratis, alias tanpa biaya karena biaya sudah tercover dengan uang hadiah juara. Untuk lebih jelasnya buka
Ø
https://noraliapurwa.blogspot.com/2020/04/biskuit-pena-petai-cina-untuk.html
juara 3 provinsi
Ø
https://noraliapurwa.blogspot.com/2020/04/mendulang-berkah-dari-sampah.html
Ø
https://noraliapurwa.blogspot.com/2020/04/bisnis-brownies-binang-sebagai-upaya.html
Ø
https://noraliapurwa.blogspot.com/2020/05/jurus-4r-mencatatkan-sejarah-lewat.html
Ringkasan menghasilkan karya versi Noralia dari belajar menulis kulwap gelombang 8. https://noraliapurwa.blogspot.com/2020/06/tips-membukukan-hasil-resume-pelatihan.html
1.
Ambil
kesempatan yang ada
Ketika
melihat ada kesempatan dan mempunyai
tulisan dengan tema yang dimaksud, langsung saja kirimkan tulisan tersebut sehingga
berhasil terbit di media cetak dan daring. Buku pertama berjudul digital
mindset juga sama, ketika itu prof Eko (Prof. Dr. Ir. R. Eko Indrajit, M.Sc.,
MBA., Mphil., MA) menjadi narasumber di grup 8, beliau memberikan tantangan berkolaborasi
menulis buku dalam seminggu. Tema sudah ditentukan yaitu mengambil sebuah judul
dari kanal YouTube beliau https://www.youtube.com/channel/UCa3LCo2Zjy_h_NaWz1V2jOw
dengan modal nekat dan penasaran, setelah kulwap selesai, menjapri beliau dengan menyatakan bersedia untuk
dapat menulis buku dalam seminggu. Waktu itu memilih judul Digital Mindset karena sesuai dengan kondisi kita sekarang yang
harus mengurangi bersentuhan dan kerumunan. Keberuntungan penulis pemula
Noralia yang langsung diterbitkan oleh penerbit mayor Andi; berkolaborasi dengan prof Eko yang notabene
penulis terkenal, banyak karya, dan yang kedua tema yang diambil sesuai trend
sekarang.
Untuk mendapatkan bukunya hubungi 087786578494
(WA Nora)
2.
Beri
target
Untuk target ini
sesuaikan dengan outline yang telah dibuat. Tentunya outline harus selaras
dengan tema yang diambil, misal di outline kita ada 5 bab, buat target kapan 5
bab itu harus selesai. Misalkan 5 bulan selesai 5 bab, berarti wajib 1 bulan
selesai 1 bab
3.
Catat
referensi
Setelah memiliki outline dan target, selanjutnya mencari referensi sesuai dengan outline yang ada, referensi yang digunakan untuk buku digital mindset adalah jurnal ilmiah baik itu nasional dan internasional, buku, dan beberapa modul dari Kemdikbud, Jadi referensi boleh secara online maupun offline serta usahakan referensi terkini dan teraktual. Untuk tema buku yang dapat menarik minat baca, dapat mencari di google trend. Silahkan mengetik salah satu keyword / tema yang menjadi fokus untuk menulis. Nanti akan terlihat trend dari tema yang akan diambil. Apakah bertahan lama ataukah semakin menurun seiring berjalannya waktu.
4.
Disiplin
waktu
Nah
ini yang biasanya sangat susah dilakukan. Terkadang outline sudah bagus, target
sudah ada, referensi sudah lengkap, tapi dalam perjalanan, kadang rasa jenuh
dan malas itu datang. Akhirnya berhenti menulis. Untuk mengatasi kejenuhan, tiap
orang mungkin berbeda, solusinya dapat menentukan waktu tersendiri untuk
menulis. Waktu tersebut bebas, yang penting waktu ternyaman untuk berkarya, keluargapun senang, serta meliburkan diri menulis 2 hari, yaitu Minggu malam dan Rabu
malam. Kenapa? Karena dikedua waktu itu memfokuskan untuk membuat konten
channel YouTube, Jadikan menulis itu hobi. Hobi harus dilakukan dengan senang, sambil
melihat-lihat tayangan YouTube lainnya sehingga mendapat inspirasi menulis dari
hasil tontonan, karena sebenarnya ide bisa saja datang darimana pun termasuk film,biasanya drama Korea kesukaan 🤭. Karena itu
rasa jenuh itu hilang 😊. Kenapa
meliburkan diri? Karena tipikal orang yang tidak suka melakukan hal yang sama
berulang-ulang, jika terus menjadwalkan untuk menulis, khawatirnya bosan, Jadi selingi
dengan membuat media pembelajaran untuk channel YouTube 😊
5.
Tulis
Setelah
semuanya, proses terakhir yaitu menuliskan isi buku sesuai outline yang ada,
pada saat menulis buku, jangan terlalu terpaku buku kita harus terbit di
penerbit mayor, Jika seperti itu, takutnya nanti kecewa jika hasil tidak sesuai
harapan. Nikmati saja alurnya, masalah penerbitan akan mengikuti. Karena
menulis dan membaca adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Dengan banyak
membaca, semakin banyak diksi kita. Akhirnya tulisan kita juga semakin renyah
ketika dibaca
Untaian kata penutup acara oleh pemateri “Menulislah, karena dengan menulis dan berkarya adalah caramu untuk hidup 1000 tahun bahkan beribu-ribu tahun lagi 😊.”
Kesimpulan dari penulis resume: Mulailah mengembangkan sayap literasimu sedari kamu tahu seberapa lebar bentangannya sehingga kamu bisa melihat banyak hal dari ketinggian fatamorgana mahakaryamu. Apabila belum mampu cobalah merasakan membuka kepakan demi kepakan rasa rindu untuk terbang bersama yang lainnya. Terbangkan karyamu sampai ketempat takdirnya.
lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali, oke mantul resumenya
BalasHapusya pak Bahrudin, terima kasih, tulisan pak Bahrudin mantap juga
HapusBersayap Resumenya....
BalasHapusmantaappppp
cuma imajinasi untuk sesesorang yang beruntung
HapusSuka sekali. Gaya tutur cerita untuk menguraikan pelajaran nonfiksi. Sangat menarik, renyah. Keripik gurih yang enak larik demi larik.
BalasHapuslama memikirkankan bu nora ni pak Susanto, makanya lama tulisannya keluar, dibilang bibit unggul, enggak juga, emang bibit unggul, dibilang buah jatuh dari pohonnya, enggak juga,iya kali, apalah bu Nora ini, pusing saya, ya buat aja lah beruntung, emang beruntung terus kan pak e, celah untuk menegatifkannya tak ada pak.
HapusDengan sayap burung bisa terbang
BalasHapusbu Imas nan cantik, ada makna dibalik kata, ada misteri dibalik wacana, ada majas disetiap tulisan. yok, semangat bu Imas. Salam literasi.
HapusTerbang kemanapun kita suka. Menerbangkan imajinasi hingga ke langit. Tapi di bumi pun menanti menapak. Salam literasi
BalasHapusBetul sekali bu Sri Mulyanti, so sweet kata katanya, Salam literasi untuk guru Indonesia
BalasHapus